Shiva Ayyadurai, Sang Penemu Email yang Terlupakan


Mungkin tak pernah ada yang menyangka namun penemu email adalah seorang pria India bernama VA Shiva Ayyadurai. Tak bisa dipungkiri, sang penemu yang sangat berjasa bagi kita saat ini, terutama para pengguna smartphone dan pekerja kantoran dan mahasiswa yang butuh koordinasi secara cepat, ternyata telah dilupakan oleh masyarakat.

Bahkan, seorang pria India Amerika ini menemukan sistem email ketika dia hanya berumur 14 tahun. Sangat berprestasi untuk anak yang di umur sekian biasanya masih sedang dalam proses pencarian jati diri.


Tepat tahun ini dan di bulan ini, email sudah hidup selama 32 tahun. Untuk memperingatinya, yuk kita simak kisah hidup dari ilmuwan yang tak banyak dikenal orang ini.

Lahir dari keluarga Tamil di Bombay, India, di umur 7 tahun dia harus pergi dari India untuk mencari kehidupan yang lebih baik di Amerika Serikat. 7 Tahun berada di Amerika, Ayyadurai yang seorang siswa Livington High School di New Jersey, mulai mengerjakan sistem email untuk University of Medicine and Dentistry of New Jersey. Kala itu, tugasnya hanyalah meniru sistem surat menyurat yang masih berbasis dokumen kertas menjadi sebuah software.

Sebuah sistem tersebut dia sebuah sebagai 'EMAIL.' Sistem surat-menyurat antar kantor juga diubahnya menjadi digital, lengkap dengan fitur Inbox, Outbox Folder, Memo, Attachment terinspirasi dari lampiran yang dijepit dengan penjepit kertas, serta Address Book. Fitur ini juga masih dipakai hingga saat ini.


Setelah itu, dia membuat sebuah versi elektronik dari sistem ini, dengan lebih dari 50.000 kode yang ia tulis. Dengan ini dia berhasil untuk mereplikasi sistem surat menyurat antar kantor secara elektronik.


Pada 30 Agustus 1982, Pemerintah Amerika Serikat secara memperkenalkan Ayyadurai sebagai penemu email, dengan memberinya US Copyright untuk Email, dari penemuannya tahun 1978 tersebut. Meski demikian, namanya sudah dilupakan orang saat ini.