Teddy, Suami Mendiang Lina Jubaedah, Sempat Ingin Bunuh Diri


"Saya merasa disudutkan dengan semua ini," kata Teddy.

Teddy, suami almarhumah Lina Jubaedah mengaku sempat terpikir untuk bunuh diri setelah banyak mendapat tekanan paska meninggalnya sang istri. Niat itu diurungkan saat Teddy mengetahui masih ada seorang bayi yang menjadi tanggung jawabnya.

Pengakuan mengejutkan tersebut disampaikan Teddy kepada awak media yang menghubunginya, Rabu, 8 Januari 2020.

"Saya sendiri kalau nggak banyak doa udah bunuh diri saya juga," ungkapnya.

Menurut Teddy, tekanan kepadanya semakin datang bertubi mulai dari tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sampai dituding memiliki ilmu hitam.

Dengan beragam tekanan tersebut, Teddy juga harus menghadapi sejumlah pemberitaan yang diianggap banyak menyudutkannya.

" Iya saya merasa disudutkan dengan semua ini," katanya.

Beruntung, lanjut Teddy, dia masih mendapat dukungan dari beberapa teman yang selalu meningatkannya tentang buah hatinya yang masih berusia 3 bulan.

"Banyak yang ngingetin ‘kamu punya tanggung jawab, kamu punya Lina junior’. Itu yang buat saya kuat dan tegar," ucap dia.

Teddy merasa beban hidupnya semakin berat karena kini dia harus berjuang membesarkan anaknya yang baru lahir dan harus ditinggal ibunya.

Pria yang ingin mengurus anaknya sendiri itu menyatakan kesedihan akan kepergian Lina tak hanya dirasakan oleh Sule dan keluarganya.

Sebagai seorang suami, Teddy juga merasa sedih dengan meninggalnya sang istri.

Terlebih lagi, Lina baru saja memberikan seorang bayi hasil buah cinta dari pernikahan mereka.

"Sekarang bunda Lina nggak ada, ya saya merasa kehilangan," katanya.