Saking Langka dan Mahalnya Masker Cegah Virus Corona Direbus Berulang Kali dan Dipakai Lagi...


Wabah virus corona semakin mengerikan saja. Virus mematikan ini menyebar dengan sangat cepat ke lebih dari 20 negara sehingga menimbulkan kekhawatiran. Data terbaru menyebutkan sekitar 20 ribu orang telah terpapar virus yang bermutasi menjadi 2019-NCoV ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mengeluarkan peringatan dengan menetapkan kasus virus corona dalam status darurat global.

WHO juga telah mengeluarkan beberapa rekomendasi Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mencegah penularan corona secara lebih masif.

Salah satunya menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Penggunaan masker merupakan hal yang mudah dilakukan, harganya pun terbilang murah.

Namun kelangkaan masker di pusat penyebaran virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China membuat sebagian warga mengambil langkah ekstem.

Masker Direbus, Dijemur dan Digunakan Lagi
Beberapa hari belakangan, banyak video yang viral di media sosial China memperlihatkan warga merebus masker bekas dipakai.

Menurut video yang beredar, cara ini terpaksa digunakan untuk menghemat masker yang mulai langka untuk didapatkan.

Dalam video, tampak masker sekali pakai itu direbus di dalam wajan atau panci. Setelah itu, masker dijemur seperti biasa dan kemudian dipakai lagi.

Meski merebus masker akan mengurangi efektivitasnya dalam menangkal penyebaran virus, warga China tak punya cara lainnya.

Direbus Dalam Air Suhu 65 Derajat Celcius
Sementara itu, meski laporan mengklaim bahwa pabrik bekerja non-stop memproduksi masker, nyatanya toko kesehatan dan apotek selalu kehabisan persediaan.

Salah satu warga dari Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, mengatakan sekarang ini sangat sulit mendapatkan masker di apotek.

"Mereka bilang virus (corona) itu bisa dibunuh jika direbus dalam air dengan suhu 65 derajat Celcius selama 30 menit. Karena itu di saat genting seperti ini butuh langkah yang cepat dan tepat," katanya.

Katanya lagi, meski sadar bahwa efektivitas masker berkurang setelah direbus, tapi masih lebih baik daripada tidak memakainya sama sekali.

Tidak Benar Bisa Mati dengan Direbus
Di lain pihak, seorang jurubicara Gansu Health Commission memperingatkan bahwa merebus masker sekali pakai dengan suhu 65 derajat Celcius itu tidak akan berguna.

"Kami tidak menyarankan warga untuk memakai ulang masker sekali pakai itu. Masker, terutama yang masker N95, harus diganti setiap empat jam sekali," katanya.

Hingga Senin, 3 Februari 2020, jumlah korban meninggal akibat virus corona di China telah mencapai 361 orang.

Sementara kasus orang positif terjangkit virus corona di seluruh dunia telah mencapai angka 17.391 kasus.

Lihat Videonya
Viral video masker untuk menangkal virus corona direbus dan kemudian dijemur agar bisa dipakai lagi.

Otoritas kesehatan China mengatakan cara ini sangat salah. Karena masker seperti ini harus sekali pakai dan langsung dibuang.